Kampung halaman ku adalah sebaik baiknya tempat kembali
Perkenalkan nama saya Intan Mufidah, saya lahir di provinsi
Kalimantan Barat,Kota Pontianak, kabupaten kubu Raya, kecamatan Sungai Raya
desa Kuala dua dusun Kramat 1. Saya adalah anak tunggal dari keluarga kecil.
Saat ini saya menjadi mahasiswa di IAIN Pontianak pada awal semester 1,
fakultas tarbiyah dan keguruan, program studi pendidikan agama Islam (PAI).
Kampungku terletak sangat strategis di antara penerbangan udara (Supadio).
Kampungku juga masih terkenal dengan sawah dan hutannya. Dan masih banyak masyarakat
di kampungku yang bekerja sebagai petani. Kampungku ketika siang begitu ramai,
tetapi begitu matahari sudah tenggelam kesunyian pun datang yang hanya
terdengar suara kendaraan bermotor dan mobil lalu-lalang di jalan.
kampungku masih terkenal sangat asri dengan adanya
sawah-sawah sungai yang terbentang dengan pemandangan yang sangat indah saat
matahari tenggelam. Pemandangan sawah yang begitu hijau di mata, dan masih
segarnya udara dengan banyaknya pohon-pohon di tepian jalan.
Selain itu kampung halamanku juga terdapat tempat-tempat
wisata yang dapat dikunjungi seperti gunung ambawang,cafe ho'ce kuala dua kubu
raya,agrowisata instiper yogyakarta,taman mini strawberry.
Walaupun kampungku tidak begitu banyak tempat wisata, tetapi kampungku adalah tempat dimana aku akan kembali. Tempat yang menjadikan saksi di mana Aku tumbuh menjadi lebih besar dan mengetahui segalanya.Selain itu di tempatku aku masih begitu asli dengan ragam suku, adat dan budaya. Dari suku Melayu Dayak Bugis Madura Jawa dan cina.
beragam banyak budaya dan adat istiadat dari beberapa suku
seperti banyaknya mayoritas suku Melayu di kampungku banyak kebudayaan yang
sering ditampilkan di berbagai acara besar di kantor bupati seperti pantun
berdendang atau tundang Melayu dan makan saprahan atau makan bersama-sama di
tempat yang luas dan masih banyak lagi. Selain itu kebudayaan kampungku tidak
lepas dari kebudayaan Islam yang begitu kental, seperti setiap ada perayaan
hari besar Islam maka kampungku akan merayakannya dengan begitu meriah seperti
di bulan Muharram, kelahiran Rasulullah, dan menyambut bulan suci Ramadhan. Pada
saat saya masih kecil kampungku sangat Amay ibu Han makan tak sepi sesak saat
ini mungkin karena banyak anak-anak seusiaku yang sudah kuliah atau bekerja
maupun menikah. Tanah zaman sekarang anak-anak sudah mengenal namanya
smartphone mereka akan lebih asik pada gadget mereka daripada bermain bersama. Saat
ini kampungku tidak seperti dulu, siang hari kami bermain di lapangan bermain
petak umpet congklak, masak-masakan , lompat tali berkubang di sungai dan lain
sebagainya tapi sekarang semua itu tidak seperti itu lagi kampungku begitu sepi
saat ini karena banyak anak-anak seusia aku dulu yang lebih asik pada
smartphone dan jarang berkomunikasi dengan teman yang lain untuk bermain
permainan tradisional. walaupun begitu saya senang tinggal di kampung ini
kampung yang mempunyai banyak cerita sekarang ini kampung saya sudah sedikit
maju daripada sebelumnya sesekali aku berkeliling melihat sekitar perubahan
yang terjadi seperti masjid sekarang sudah lebih bagus dari sebelumnya ada
banyak tokoh-tokoh yang dibangun banyak cafe-cafe yang sudah berdiri, dan lain
sebagainya. namun saya juga berharap walaupun kampung ini sudah maju dan
berkembang tetapi tidak merubah budaya dan adat yang ada saya merasa budaya dan
adat yang sudah ada sangat cocok dengan kampung ini.







Tidak ada komentar:
Posting Komentar